Selasa, 13 September 2016

Keuntungan Berbisnis dari Peternakan

Keuntungan Berbisnis dari Peternakan - Jumlahnya 18 keluarga para penghuni Kampung 99 Pepohonan di Meruyung, Limo, Depok, jabar menjalani usaha ternak hewan kurban. Berawal dari berternak 3 ekor sapi utk kepentingan sendiri, sekarang berbisnis hewan ternak jadi salah sumber pemasukan utk menghidupi 135 orang.

Nia memaparkan, bisnis peternakan yg awalnya utk mencukupi kepentingan daging & susu harian, hasilnya berkembang. Penduduk lebih kurang yg mengetahui ada peternakan di situ, membeli daging & hewan kurban ketika Hri Raya Idul Fitri & Idul Adha. Di kawasan seluas 7 hektare ini, para penghuni yg tinggal mempunyai pertalian kekerabatan.

Tidak Hanya peternakan sapi, Kampung 99 Pepohonan serta mempunyai peternakan kambing type Etawa, Boer, Kacang, Saenen, & Jawa Randu. Banyaknya mencapai ribuan ekor & dipelihara di kandang yg berada di kawasan Kalisuren, Bogor.

Buat tipe kambing Etawa, Jawa Randu & pula Saenen, pembiakannya terkecuali utk memproduksi daging pun guna juga untuk membuahkan susu. Dikarenakan ke3 kategori kambing inilah yg mempunyai mutu susu kambing etawa yg baik, juga tidak sedikit membuahkan susu dibanding type kambing yang lain. Sedangkan utk kambing type Boer & Kacang, rata-rata buat kepentingan mengonsumsi, utk akikah & kurban.

Buat persediaan hewan kurban thn ini, Nia memaparkan, Kampung 99 Pepohonan menyiapkan 1.000 ekor sapi yg didominasi sapi Kupang & Bali pun Madura. Sisanya ada sapi type Ongol, Simmental & Limousine yg beratnya mampu mencapai 1 ton lebih.

Penjualan hewan kurban dilakukan perdana kali terhadap th 2009 dgn jumlah 50 ekor sapi & kambing. Dari th ke thn sebanyak tetap meningkat meskipun mereka tak gencar berpromosi. Para customer hewan kurban biasanya mengetahui dari mulut ke mulut. Tidak Hanya itu, tidak sedikit pun panitia kurban dari masjid-masjid yg datang cepat.

System penjualan yg dilakukan juga berdasarkan berat hidup sapi atau kambing. Buat sapi dihargai Rupiah 60 ribu per kilogram. Buat sapi & kambing kurban thn ini, Nia meneruskan, Kampung 99 Pepohonan menyiapkan sejak setahun dulu. Sesudah stok kurban th ini habis, mereka serta-merta membeli bibit dari peternak di jatim & Jawa Tengah yg dapat digemukkan termasuk juga bibit yg dihasilkan dari proses inseminasi di peternakan.

Buat sapi Simmental & Limousine perlu diwaktu 3-4 th utk mencapai bobot maksimal. Sedangkan sapi Kupang & Bali, umumnya dibeli dari peternakan di Bali bersama dikirimkan lewat kapal. Untuk sapi yg beratnya di atas 1 ton, Nia mengungkapkan, pembelinya tidak sedikit dari pembisnis, petinggi, sampai pimpinan bank.

Baca selengkapnya :
http://susukambingetawagmp.com

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda